TLJ Resume Semester 2 Materi 5 & 6

 Nama : Aditya Husairi

Kelas : XI TKJ 2


5. Analisis Kebutuhan Telekomunikasi : (30)

  • Analisis dan peninjauan lapangan
1. Internet 
 Internet (kependekan dari interconnection-networking) adalah seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar sistem global Transmission Control Protocol/Internet Protocol Suite (TCP/IP) sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia. Rangkaian internet yang terbesar dinamakan Internet

Kebutuhan Internet Masyarakat 
Mungkin dulu internet adalah merupakan sarana pelengkap atau hiburan semata, tapi sekarang kedudukan internet berubah yaitu telah menjadi sebuah kebutuhan bagi setiap orang, baik di kota - kota besar sampai ke pelosok daerah - daerah semuanya sudah hampir mengenal internet dan menggunakan internet untuk berbagai keperluan, seperti pedangan bisa menjual dagangannya berupa toko online lewat internet. Jadi betapa pentingnya internet sekarang ini bagi kehidupan kita, dan yang sudah merupakan kebutuhan 

Dampak positif Internet
  1. Internet sebagai Media komunikasi. Fungsi ini merupakan fungsi internet yang paling banyak digunakan, setiap pengguna internet dapat berkomunikasi dengan pengguna lainnya dari seluruh dunia.
  2. Media untuk mencari informasi. Perkembangan internet yang pesat, menjadkan internet sebagai salah satu sumber informasi yang penting dan akurat
  3. Sumber penghasilan. Saat ini banyak sekali orang yang menggunakan internet sebagai sumber penghasilan.
  4. Kemudahan berbisnis. Kemudahan bertansaksi dan berbisni dalam bidang perdangangan sehingga tidak perlu pergi ketempat penjualan.
  5. Sumber informasi. Bisa digunakan sebagai lahan informasi untuk bidang pendidikan, kebudayaan, politik, ekonomi, dan lain - lain
  6. Kemudahan memperoleh informasi. Kemudahan memperoleh informasi yang ada di internet sehingga manusia tahu apa saja yang terjadi.
  7. Media pertukaran data. Dengan menggunakan email, newsgroup, FTP dan WWW (World Wide Web) pengguna internet di seluruh dunia dapat saling bertukar informasi dengan cepat dan murah.
Dampak negatif internet

  1. Pornografi. Internet terkadang identik dengan pornografi. Dengan kemampuan penyampaian informasi yang dimiliki internet, pornografi pun merajalela. Untuk mengantisipasi hal ini para produsen browser melengkapi program mereka dengan kemampuan untuk memilih jenis homepage yang dapat diakses.
  2. Penipuan. Internet pun tidak luput dari serangan penipu. Cara yang terbaik adalah tidak mengindahkan hal ini atau mengkonfirmasi informasi yang kamu dapatkan pada penyedia informasi tersebut.
  3. Mengurangi sifat social. Mengurangi sifat sosial manusia karena cenderung lebih suka berhubungan lewat internet dari pada bertemu secara langsung.
  4. Kecanduan. Bisa membuat seseorang kecanduan, terutama yang menyangkut pornografi, permainan (games) dan dapat menghabiskan uang karena hanya untuk melayani kecanduan tersebut.
2. Telepon
 Telepon merupakan alat komunikasi yang digunakan untuk menyampaikan pesan suara (terutama pesan yang berbentuk percakapan). Kebanyakan telepon beroperasi dengan menggunakan transmisi sinyal listrik dalam jaringan telepon sehingga memungkinkan pengguna telepon untuk berkomunikasi dengan pengguna lainnya.

  • 1940, telepon mobile pertama kali digunakan secara komersial. Inovasi ini sebelumnya digunakan sebagai alat bantu perang untuk membidik tembakan dan meningkatkan kualitas radar.
  • 1959, telepon Princess pertama kai diperkenalkan
  • 1963, telepon dengan tombol bersuara diluncurkan
  • 1971, perusahaan telekomunikasi mandiri diizinkan untuk mengembangkan sistem komunikasi yang dikembangkan untuk bisnis. Berjuta - berjuta saluran telepon telah digunakan masyarakat. 
  • 1983, Judge Harold Greene dengan sukses mengungguli perusahaan Bell yang sebelumnya telah dicabut hak monopolinya.
  • 1899, AT&T atau The American Telephone and Telegraph Company telah mendapatkan asset dan mendapatkan hak paten dari perusahaan American Bell.
  • 1913, Amplifirers elektric pertama kali dipraktekkan oleh AT&T. sistem ini memungkinkan adanya hubungan telepon antar - benua.
  • 1927, AT&T memulai proyek layanan telepon lintas - atlantik di Londong dengan menggunakan dua jalur radio. Namun proyek ini masih jauh dari ideal karean banyak terjadi gangguan dalam radio, memiliki kapasitas yang kecil, dan biaya teleponnya yang mahal.
  • 1969, pengguna telepon di Amerika telah mencapai 90%. AT&T menjadi laboratorium sistem telepon paling baik di dunia.

Kebutuhan Telepon dalam Telekomunikasi
 Saat ini telepon genggam sepertinya sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kita. Tak peduli tingkat ekonomi, bahkan usia, telepon genggam sudah menjadi suatu kewajiban untuk dimiliki.

 Telepon genggam adalah media telekomuniasi dua arah yang bisa menyampaikan dan merespon informasi pada saat bersamaan. Melalui telepon genggam, kita bisa melakukan telepon tanpa kabel, mengirim SMS, bahkan saat ini sudah ada smartphones yang berfungsi selayaknya komputer mini; bisa mengakses internet, game online, videophone, dll. 

 Pada 2011, 77% dari populasi dunia, atau 5,3 Milyar orang, adalah pelanggan telepon seluler. Sejak merebaknya penggunaat handphone, sebagai keburuhan primer hampir semua kalangan memiliki, dari seorang tukang becak dari penghasilan pas - pasan, hingga pengusaha dengan penghasilan ratusan juta perhari.

 Dalam penggunaan ponsel dewasa ini, kita pasti mendapatkan sisi positif dan sisi negatif kita dapatkan.

Dampak Positif dari Penggunaan Telepon Selular : 
 Dalam kehidupan sosial ponsel telah mengubah kehidupan manusia dengan cara yang berbeda, yang mempengaruhi cara bekerja, kehidupan pribadi dan hubungan antar manusia.

  1.  Hubungan Antar Manusia. Dampak positif ponsel pertama adalah, penggunaan ponsel meningkatkan konektivitas, naik jarak dekat maupun jarak jauh, dan mengurangi jumlah waktu dimana kita tidak bisa berkomunikasi dengan orang lain.
  2. Dunia Kerja dan Bisnis. Selain mempengaruhi komunikasi pribadi kita, dampak positif ponsel sebagai kebutuhan primer juga telah mempengaruhi cara kita melakukan bisnis.
  3. Dampak Demografis. Dampak positif ponsel memiliki pengaruh yang berbeda pada demografis yang berbeda. Warga yang lanjut usia, terutama mereka yang memiliki masalah mobilitas, bisa mengurangi rasa terisolasi dengan menggunakan ponsel dan tidak bergantung pada kunjungan dari orang lain untuk tetap berhubungan dengan dunia luar.
  4. Jenis Komunikasi. Dampak positif pnsel yang terakhi ini adalah memunkin seseorang untuk berkomunikasi dalam berbagai cara termasuk panggilan, pesan teks, IM (Instant Messaging), dan email. 
  5. Hemat Biaya, ponsel juga memberikan kemudahan dalam berkomunikasi dalam jarak jauh dan dengan biaya yang sangat murah. 

Dampak Negatif Telepon Selular
 Dampak negatif ini merupakan kecanduan ponsel tersebut jika saja hanya dibiarkan begitu saja akan berakibat fatal terhadap kondisi penggunaan ponsel. Efek ketergantungan yang terjadi akan semakin besar dan merusak psikologis terhadap dirinya sendiri.

Berikut dampak - dampak negatif dari penggunaan telepon selular : 

  1. Kepribadan Anak. Dampak negatif penggunaan ponsel yang paling mencolok pada anak adalah perubahan tingkah laku. Terlalu sering menggunakan ponsel yang memiliki beberapa aplikasi dan fitur menarik, membuar anak tidak terlalu peka terhadap lingkungan. 
  2. Kesehatan. Dampak negatif penggunaan ponsel bagi kesehatan tertuju pada pola tidur seseorang ketika seorang anak menggunakan telepon dan GSM secara berlebihan akan mengakibatkan kesulitan tidur pada malam hari.
  3. Tingkat Kehidupan Masyarakat. Denan menggangap ponsel itu primer, itu menandakan banyak orang yang mempunyai kehidupan sendiri dengan ponselnya, dan artinya banyak orang yang semakin tidak perka pada lingkungan itu mengakibatkan semakin melunturnya nilai moral dan sopan santu. 
  4. Kemalasan. Dengan ponsel masyarakat kini lebih cenderung menjadi masyarakat yang malam karena hanya dengan ponsel dapat melakukan berbagai aktifitas komunikasi sehingga proses interaksi secara langsung atau tatap muka dengan orang lain jarang dilakukan.

  • Analisis kebutuhan sumber daya dalam telekomunikasi 
 Sumberdaya dalam komunikasi menjadi titik berat/pusat perhatian oleh setiap orang yang menggunakan telekomunikasi tersebut, baik itu client/ pemakai maupun administrator jaringan telekomunikasi tersebut.
 
Dalam menganalisis sumberdaya komunikasi ada beberapa faktor acuan untuk dipertimbangkan setiap administrator yaitu : 

  1. Kebutuhan pemakai/client.
  2. Jumlah Pengguna Rata - rata 
  3. Kecepatan Transfer
  4. Biaya Oprasional
  • Analisis kebutuhan perangkat dalam telekomunikasi
I. WIRELINE (Berkabel).
 Wireline adalah berbagai sumber daya yang dimiliki untuk berkomunikasi secara elektronik, atau Jaringan internet tanpa kabel. Kabel yang digunakan adalah : 

1. Kabel Coaxcial. 


    Kabel coaxcial adalah jenis kabel yang memiliki dua buah penghantar konduktor berupa kabel solid terbuat dari tembaga sebagai inti, kemudian dilapisi sekat isolator dan dililit kembali oleh penghantar berupa kabel serabut yang terbuat dari tembaga atau alumunium sebagai penghantar bagian luar. Kelebihan kabel Coaxial.

    Kabel coaxial memiliki harga yang lebih murah dibandingkan dengan kabel fiber optik. Kabel coaxial meiliki kecepatan transmisi cukup tinggi walaupun mempunyai keterbatasan dalam hal jangkauan. 

Untuk mempertimbangkan ukurannya kabel coaxial memerlukan ketelitian yang tinggi sehingga cukup rumit dalam proses instalasi. Kabel coaxial cenderung lebih malah dalam biaya pemeliharaan yang dibutuhkan. Kaebl jenis ini sangat rentan terhadap temperature di dalam kabel.

2. Kabel Twisted Pair.


    Kabel Twisted Pair merupakan sebuah bentuk model dari suatu kabel di mana 2 (dua) konduktornya digabungkan dengan tujuan untuk mengurangi atau bahkan meniadakan dari adanya gangguan elektomagnetik yang ada dari luar. kabel ini dibedakan menjadi 2 yaitu UTP dan STP.

3. Kabel Serat Optik (Fiber Optik)


    Kabel jaringan fiber optik adalah suatu jenis kabel yang diperuntukkan sebagai media transmisi terarah (guieded/wireline) guna kepentingan perpindahan arus data dalam dunia jaringan komputer. 

Kelebihan Kabel FO 
  • Transmisi data 10 s.d 100Mbps,
  • Delay atau waktu koneksi antarkomputer cepat,
  • Transmisi data berjalan dengan lancar 
  • Biaya peralatan terjangkau
Kelemahan Kabel FO
  • Penggunaan terbatas pada satu tempat yang terjangkau kabel
  • Waktu untuk instansi lama
  • Membutuhkan tempat dan lokas jaringan permanen
  • Membutuhkan biaya perawatan rutin 
  • Sulit untuk berpindah tempat
II. WIRELESS (Tanpa Kabel).


    Wireless merupakan jaringan komputer yang menghubungkan komputer lain atau
dengan internet tanpa menggunakan kabel, dapat diganti dengan menggunakan :

1. Gelombang Radio
2. Sinat Inframerah
3. Bluetooth 
4. Gelombang mikro

Kelebihan :
  • Mobilitas : Jaringan nirkabel menyediakan pengaksesan secara real - time kepada pengguna jaringan di mana saja selama berada dalam batas aksesnya
  • Kecepatan Instalasi : Proses instalasi jaringan ini relatif lebih cepat dan mudah karena tidak membutuhkan kabel yang harus dipasang sebagai penghubung
  • Fleksibilitas Tempat : Jaringan nirkabel atau wireless sangat fleksibel terhadap tempat, berbeda dengan jaringan kabel yang tidak mungkin untuk dipasang tanpa kabel.
Kekurangan : 
  • Transmisi data hanya 1-2 Mbps yang jumlahnya jauh lebih rendah bila dibandingkan dengan jaringan yang menggunakan kabel.
  • Transmisi data dari komputer yang berbeda dapat mengganggu satu sama lainnya.
  • Biaya peralatannya mahal
III. Jaringan Dengan Modem
    Modem merupakan perangkat keras pada jaringan komputer untuk menghubungkan Local Area Network dengan jaringan Internet. 

Jenis - jenis modem pada jaringan internet :

  1. Modem Internal merupakan sebuah kartu yang dipasangkan pada slot motherboard. Keuntungan modem ini adalah cara pemasangannya muda dan harganya relatif lebih murah.
  2. Modem Eksternal adalah modem yang dipasang diluar komputer, biasanya ditancapkan pada slot USB.
  3. Modem yang menggunakan media kabel yaitu sebuah modem yang menggunakan kabel sebagai media perantaranya (contoh: TV kabel dan jaringan telepon).
  4. Modem tanpa kabel, modem ini menggunakan media tanpa kabel untuk perantaranya (contoh : Modem GSM, Modem CDMA dan lain - lain).
IV. KOMUNIKASI DENGAN SATELIT
    Komunikasi tanpa kabel yang menggunakan satelit sebagai pemancar, penerima dan penguat. Sistem komunikasi ini menggunakan gelombang sebagai penghantar datanya. Contohnya :

  1. Anthena : Bagian vital dari suatu pemancar atau penerima yang berfungsi untuk menyalurkan sinyal radio ke udara. Fungsi : Mengubah sinyal listrik menjadi sinyal elektomagnetik, lalu meradiasikannya (Pelepasan energy elektromagnetik ke udara/ruang bebas). 
  2. Televisi dan radio Alat penyampaian informasi yang menggunakan gelombang sebagai penghantar sinyal suara dan gambar .
  3. Komunikasi selular Menggunakan transmisi radio untuk mengirimkan sinyal informasi.
  4. VSAT (dari Very Small Aperture Terminal) adalah stasiun penerima sinyal dari satelit dengan antena penerima berbentuk piringan dengan diameter kurang dari tiga meter. Fungsi utama dari VSAT adalah untuk menerima dan mengirim data ke satelit. 
6. Analisis Kebutuhan Bandwidth : (30)

  • Pengertian Bandwidth dan Throughput 
I. Pengertian Bandwidth
    Bandwidth adalah suatu ukuran dari banyaknya informasi atau data (bit) yang dapat dikirim dari suatu tempat ke tempat lain dalam satu detik. Bandwidth bisa digunakan untuk mengukur aliran data analog maupun aliran data digital.
    Sehari - hari kita sering mendengar bahwa pengertian dari Bandwidth Internet adalah sebuah batas maksimal kecepatan yang diberikan oleh sebuah ISP (Internet Service Provider) atau sebuah Penyedia jasa layanan Internet kepada kita.

Macam - Macam Bandwidth
1. Bandwidth Analog 
    Merupakan rentang antara frekuensi yang terendah dengan frekuensi yang tertinggi yang digunakan pada transmisi signal radio (digital ataupun analog) dalam satuan Hertz (Hz) yang dapapt menentukan banyaknya informasi yang dapat ditransmisikan dalam suatu saat.

2. Bandwidth Digital 
    Merupakan jumlah atau banyaknya data (bit) yang dapat dikirimkan dan diterima melalui sebuah saluran komunikasi tanpa adanya distorsi dalam 1 detik. Satuannya adalah bits, Byte, Kilo, Mega, Giga.

Bandwidth Uplink dan Downlink

Bandwidth Uplink atau Upload (Batas kecepatan upload).
    Upload merupakan sebuah proses dimana kita mengunggah atau mengirim data dari perangkat kita berupa text, pesan, gambar, video, dll ke perangkat lain menggunakan jaringan komputer/internet.

Bandwidth Downlink atau Download (Batas kecepatan download).
    Download adalah sebuah proses dimana kita mengambil/mengundug data dari perangkat lain atau internet berupa text, pesan, gambar, video, dll ke komputer kita dengan menggunakan jaringan komputer atau internet.

II. Pengertian Throughput
    Throughput adalah bandwidth yang sebenarnya atau aktual, diukur dengan satuan waktu tertentu dan pada kondisi jaringan tertentu yang digunakan untuk melakukan transfer file dengan ukuran tertentu juga.

Faktor - Faktor yang Mempengaruhi Bandwidth dan Throughput
  • Perangkat jaringan yang digunakan
  • Topologi jaringan yang digunakan 
  • Tipe data yang ditransfer
  • Banyaknya pengguna jaringan
  • Spesifikasi komputer server
  • Spesifikasi komputer client/user
  • Induksi listrik maupun cuaca
Misalnya bandwidth sebesar 64Kbps, lalu kita ingin mendownload file dari internet berukuran 128kb, seharusnya file tersebut sudah sampai ke komputer kita hanya dengan waktu 2 detik (128/64), namun apa yang terjadi, file tersebut tiba di perangkat kita dalam waktu 8 detik. Jadi bandwidth yang sebenarnya adalah 128kb/8 detik = 16 kbps.

  • Kebutuhan bandwidth dalam jaringan
Kebutuhan atas bandwidth dari satu jaringan ke jaringan lainnya bisa bervariasi. Sangat penting menentukan berapa banyak bit per detik yang melintasi jaringan dan jumlag bandwidth yang digunakan tiap - tiap aplikasi agar jaringan bisa bekerja cepat dan berfungsi dengan baik.

Menghitung bandwidth jaringan
Ada dua langkah dasar dalam menghitung bandwidth :
1. Menentukan jumlah bandwidth jaringan yang sudah ada. 
2. Menentukan penggunaan rata - rata aplikasi tertentu.

Kedua langkah ini harus dinyatakan dalam Bps. Jika jaringan Anda adalah Gbe (Gigabyte Ethernet), berarti tersedia 125,000,000 Bps. Ini dihitung dengan mengambil 1000 Mbps (untuk jaringan Gigabit); yang setara dengan 1 milyar (1,000,000,000) bps dan membaginya dengan 8 untuk mendapatkan byte. (1,000,000,000 bps / 8 = 125,000,000 Bps).

Setelah memastikan besar bandwidth jaringan, kita perlu menentukan berapa banyak bandwidth yang digunakan aplikasi. Gunakan network analyzer untuk mendeteksi angka Bps dari aplikasi yang dikirim melintasi jaringan. Untuk itu, Kita harus mengaktifkan kolom Cumulative Bytes pada network analyzer.

Setelah itu kita harus:
1. Menangkap traffic dari dan ke workstation pengujian yang menjalankan aplikasi.
2. Pada jendela rangkuman decode, tandailah paket-paket pada awal transfer file.
3. Telusuri catatan waktunya setiap satu detik lalu lihat field byte kumulatif.

Jika kita menetapkan aplikasi mentransfer data pada 200,000 Bps, maka kita sudah memiliki informasi untuk menghitung: 125,000,000 / 200,000 = 625. Dalam kasus ini, jaringan sudah memadai dan tidak masalah jika ada 100 user konkuren (terkoneksi terus-menerus).

Keragaman Kebutuhan Bandwidth
    Bandwidth mengacu pada data rate yang didukung oleh koneksi jaringan yang terhubung ke jaringan. Bandwidth biasanya diekspresikan dalam istilah bit per sekon (bps), atau kadangkala byte per sekon (Bps).

Bandwidth jaringan mewakili kapasitas koneksi jaringan, walaupun penting untuk memahami beda antara throughput secara teoritis dan hasil nyatanya. Misalnya, jaringan Ethernet Gigabit 1000BASE - T (yang menggunakan kabel UTP - unshielded twisted pair) secara teoritis mendukung 1,000 megabit per sekon (Mbit/s), tapi level ini tidak pernah bisa dicapai dalam prakteknya karena perangkat keras dan sistem perangkat lunak yang digunakannya.

  • Keragaman kebutuhan bandwidth sesuai kebutuhan 
Bandwidth mengacu pada data rate yang didukung oleh koneksi jaringan yang terhubung ke jaringan. Bandwidth biasanya diekspresikan dalam istilah bit per sekon (bps), atau kadangkala byte per sekon (Bps).

Bandwidth jaringan mewakili kapasitas koneksi jaringan, walaupun penting untuk memahami beda antara throughput secara teoritis dan hasil nyatanya. Misalnya, jaringan Ethernet Gigabit 1000BASE - T (yang menggunakan kabel UTP - unshielded twisted pair) secara teoritis mendukung 1,000 megabit per sekon (Mbit/s), tapi level ini tidak pernah bisa dicapai dalam prakteknya karena perangkat keras dan sistem perangkat lunak yang digunakannya.





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Soal Tentukan Jumlah Ip, Network Id & Broadcast, Ip host dan Subnet Mask dari Ip Address berikut :